Firasat

“Bagaimana kita bisa tahu sesuatu firasat atau bukan?”

“Kamu harus cek ke dalam,” ia meletakkan jari di dadanya, ‘dan cek ke luar.
Pesan yang sama biasanya datang berulang. Lewat suara hati, atau gejala alam.
Dan biarpun pikiran kamu ingin menyangkal, seluruh sel tubuh kamu seperti sudah tahu.’

“Lalu… kalau saya tidak suka dengan yang dikatakan firasat saya, lantas apa?”

“Kamu hanya perlu menerima. Ketika belum terjadi, terima firasatnya. Ketika sudah terjadi, terima kejadiannya.
Menolak, menyangkal, cuma bikin kamu lelah.”

Advertisements