wishful-thinking
Masih kurang kuatkah tekadku? Komitmenku?
Aku siap setiap detik kau siap. Tapi kau tak pernah siap…
Semua berhenti di tahap ‘wishful thinking’ belaka…
Aku ingin kau yang memutuskan dan bukannya malah memberikan
bola panas kepadaku dengan bertanya seperti itu.
Layakkah cinta hidup semu laksana hantu? Yang melayang bagai bulu panah.
Aku ingin menjejak tanah. Mengambang membuatku lelah…
Kenapa kamu malah bolak-balik bertanya apa yang kuinginkan dan bukannya
menyatakan apa yang KAMU inginkan…

Kita berdua sebenarnya takut, lalu mencadangkan satu
sama lain untuk dijadikan kambing hitam kalau-kalau
keadaan nanti berubah kacau. Begitu, kan?! Supaya kita bisa saling tuding:
‘ini semua permintaanmu’,
‘aku begini karena kamu bilang begitu’…
Kesiapan kita menghadapi kenyataan ternyata nol besar…
kita hanya berputar-putar di satu lingkaran…
Rasa takut.

 

Advertisements